Berita
22 May 2025
Penguatan Kelembagaan PKK Jawa Tengah Melalui Orientasi TP PKK Kabupaten/ Kota, dan Pelatihan Aku Hatinya PKK bagi TP PKK Kabupaten/ Kota Se-Jawa Tengah Tahun 2025. ( 20 – 21 Mei 2025)
Dalam mengoptimalkan peran TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah, diperlukan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas didasari jiwa sosial yang tinggi.
Berkaitan hal tersebut, TP PKK Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan program peningkatan kapasitas bagi Pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah Tahun 2025, yang mengusung tema “Penguatan Kelembagaan PKK, Mewujudkan PKK Berkarya”. Terlebih, seusai pelantikan Bupati/ Wali Kota pada Februari 2025 lalu, kepengurusan Tim Penggerak PKK juga ikut berganti, dan tidak sedikit pula pengurus baru yang bergabung.
Melalui peningkatan kapasitas, diharapkan dapat menambah pengetahuan, keterampilan dan wawasan Pengurus TP PKK Kabupaten/Kota dalam mengelola gerakan PKK melalui 10 program pokok PKK di Jawa Tengah.
Jawa Tengah memiliki program prioritas, Seperti, Pandu Cinta (pelayanan terpadu pencegahan dan penanganan perkawinan anak), Kader Perak (kader paralegal PKK penggerak rumah perlindungan kecamatan), Rabu Pon (gerakan ibu menanam pohon), Kikis (keluarga Indonesia bebas kemiskinan ekstrem), Jam Intan (jam interaktif positif orang tua dengan anak), PKK Sigab (PKK sadar, siaga, dan tanggap bencana), serta Dicinta PKK (digitalisasi dan cinema literasi). Ada pula Speling (program dokter spesialis keliling).
Dalam menyosialisasikan, diperlukan keterampilan berbicara, agar informasi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Makanya, dalam peningkatan kapasitas kali ini, pengurus tidak hanya dibekali dengan materi penguatan kelembagaan dan administrasi, serta capacity building, tapi juga public speaking.
Harapannya dengan “Aku Hatinya PKK” ini, para peserta mampu memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola pekarangan secara produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Ilmu ini dapat terus disosialisasikan secara berjenjang ke tingkat di bawahnya, sehingga nantinya menjadi kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari, guna meningkatkan ketahanan keluarga di masyarakat.
Trending
19.202 kali