Badan Usaha Milik Desa Solusi Kelola Dana Desa

KENDAL - Badan Usaha Milik Desa bisa menjadi kunci solusi untuk memanfaatkan dana desa yang jumlahnya lebih dari satu milyar rupiah per desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutan yang dibacakan Staf Khusus Bidang Hukum dan Hubungan Antar Budaya Wisnu Wardaya, Rabu (3/8) di Objek Wisata Curug Sewu dalam kegiatan Halal Bi Halal Paguyuban Kepala Desa Se-Kabupaten Kendal.

Ganjar mengatakan, dana desa bisa dikelola dengan bijak dengan memilih unit usaha yang tepat sesuai dengan potensi desa dan tidak boleh memaksakan menggunakan dana desa dengan menjalankan usaha yang tidak sesuai dengan kemampuan desa dan warganya. Diperlukan studi kelayakan untuk megetahui jenis usaha yang pas dan berdampak positif untuk masyarakat desa setempat.

Lebih lanjut, pengelolaan dana desa harus dilakukan dengan akuntabel disamping untuk mengsejahterakan desa beserta warganya juga untuk membantu mengentaskan kemiskinan. Dengan dana desa yang cukup besar, desa dan perngakatnya serta warga desa bisa membangun desa serta memperkuat desa sebagai entitas mandiri melalui peran desa sebagai garda mandiri.

Sementara, Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Ahmad Muqowam yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan, posisi desa sekarang bagus, diperhatikan Pemerintah Pusat dengan bantuan dana desa yang besar dan adanya UU No 6 Tahun 2014 yang mengataur tentang desa. UU Desa tersebut harus dilaksanakan untuk kesejahteraan masyarakat desa.

"Kalau dalam musyawarah desa sudah diputuskan program-program pembangunan yang memanfaatkan dana desa, maka hendaknya dilindungi dan dikawal," jelas Moqowam. Dia meminta Bupati dan anggota Forkopimda lainnya untuk membina dan mengawasi secara baik dan bijak penggunaan dana desa.

Sementara, Bupati Mirna mengharapkan agar para kepala desa memaksimalkan dana desa yang ada untuk membangun desa demi kesejahteraan masyarakat desa masing - masing. Selain itu, Bupati juga meminta komitmen para kades untuk mengelola dana desa sesuai regulasi yang telah disepakati. (Kontributor Kendal / heDJ)