Rakor Pembina PKK : PKK bisa menjadi Media Pelaksanaan Program SKPD

Setiap tahun secara rutin Pemerintah Provinsi Jawa Tengah  menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pembina Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK),  guna mensinergikan kegiatan – kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah  (SKPD) yang tergabung dalam Tim Pembina TP PKK Provinsi Jawa Tengah dengan program/kegiatan TP PKK pada tahun 2018.

Bertempat di Aula Gotong Royong Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah, telah diselenggarakan Rakor Pembina TP PKK pada Selasa (30/01/2018). Rapat Koordinasi yang dibuka oleh Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo, dilanjutkan dengan desk bersama sekretariat dan masing – masing pokja di TP PKK, dengan harapan, program kegiatan yang telah dianggarkan di SKPD dapat sinergis dengan  Program Pokok PKK.

Gerakan PKK dilaksanakan melalui 10 (sepuluh) program pokok Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga yang meliputi: penghayatan dan pengamalan Pancasila; gotong royong; pangan; sandang; perumahan dan tata laksana rumah tangga; pendidikan dan keterampilan; kesehatan; pengembangan kehidupan berkoperasi; kelestarian lingkungan hidup; dan perencanaan sehat.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan agar ada koordinasi dan sinkronisasi kegiatan harus didahului dengan komitmen dan kesepakatan antara TP PKK dengan SKPD, kalau ada komitmen dan kesepakatan kegiatan akan dapat dilaksanakan dengan kebersamaan. TP PKK dengan 10 programnya sangat luar biasa karena 10 program pokok PKK tumbuhnya dari Jawa Tengah, makanya Jawa Tengah harus menjadi tauladan dan mempunyai spirit sebagai penggerak masyarakat di tataran paling bawah dalam rangka mewujudkan Jawa Tengah yang sejahtera dan berdikari.

"Keluarga merupakan kekuatan terbesar dalam mencerdaskan anak bangsa. Sebab itu PKK merupakan mitra pemerintah yang memiliki peran penting selesaikan persoalan. Karena kegiatan PKK bisa masuk ke segala bidang kehidupan", ungkap beliau di hadapan undangan Rakor dari yang terdiri dari SKPD pembina PKK dan ketua TP PKK Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah.

“ PKK bisa menjadi media pelaksanaan program SKPD. Ketika mau jalan dan sulit,  ada kekuatan dahsyat dari kader PKK untuk "mengetuk rumah", “ lanjut beliau. Kita tahu bahwa PKK mempunyai potensi yang luar biasa sampai di tingkat dasawisma (10 – 20 keluarga).

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atikoh Supriyanti dalam kesempatan yang sama, berharap PKK dapat eksis bersinergi untuk pemberantasan kemiskinan di Jawa Tengah. PKK terus berupaya meningkatkan kualitas keluarga,  sehingga  dapat  membawa negara ini semakin maju dan sejahtera.

Sebagai rangkaian rapat koordinasi dilanjutkan dengan desk antara SKPD sebagai Pembina bersama dengan TP PKK  melalui Sekretariat dan Pokja-pokja yang terdapat dalam TP PKK Prov. Jateng. Pokja I mengelola program Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Program Gotong Royong, Pokja II mengelola Program Pendidikan dan Ketrampilan dan Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Pokja III, mengelola program Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, pokja IV, mengelola Program Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat. (it/pmd).