Rakor P3MD, Sarana  Peningkatan Komitmen dan Sinergitas dalam Pembinaan Dan Pengawasan Dana Desa

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Provinsi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Jawa Tengah, dilaksanakan pada tanggal 3 s/d 6 Oktober 2017 bertempat di Best Western Premier Solo Baru, Kab. Sukoharjo.

Rakor P3MD yang mengambil tema " Peningkatan Komitmen dan Sinergitas dalam Pembinaan Dan Pengawasan Dana Desa Menuju Kemandirian Desa "dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Dispermadesdukcapil Prov. Jateng pada, Selasa (3/10), Drs. Sudaryanto, M.si. Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, disampaikan bahwa " kegiatan ini sangat baik sebagai sarana evaluasi dan sekaligus menyiapkan langkah tindak yang lebih baik untuk optimalisasi pelak-sanaan pembangunan dan pemberdayaan masya-rakat desa yang mampu memajukan dan mensejahterakan ". 

Lebih lanjut disampaikan " Karena itulah, saya berharap betul kepada seluruh rekan-rekan di instansi terkait desa, baik provinsi maupun Kabupaten harus dapat terus bekerjasama secara sinergis dan terpadu. Bagai-mana kita dapat mendorong pengelolaan DD agar sukses tanpa ekses. Begitu pula para tenaga ahli Kabupaten dan pendamping desa dapat pula berperan optimal untuk memantau dan me-monitor jalannya pengelolaan dana desa. Pasti-kan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan dan  pasca, semua on the track dan tidak berpotensi penyelewengan oleh siapapun. Posisi pendamping ini sangat strategis, selain melakukan pember-dayaan, juga sekaligus dapat sebagai intelejen atas pengelolaan dana desa. Tentu dalam hal ini juga  menjadi tugas Satgas Dana Desa. “.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Nadi Santoso, SP, M.Si dalam Laporan Panitia Penyelenggaraan menyampaikan bahwa peserta Rapat Koordinasi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, sejumlah 383 orang yang terdiri dari unsur :

  • Bappeda Kab se-Jateng
  • Dispermades Kab se-Jateng
  • Camat (pewakilan, 70 orang se-Jateng)
  • Tenaga Ahli (TA) seJateng 
  • Pendamping Desa (perwakilan, 70 orang se-Jateng) 
  • Pendamping kawasan

Tujuan dari Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Provinsi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa :

  1. Melakukan analisa dan evaluasi reguler atas pelaksanaan penyaluran dan penggunaan Dana Desa;
  2. Melakukan analisa dan evaluasi reguler atas pelaksanaan program program Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi
  3. Rencana pembentukan Tim Koordinasi Dana Desa tingkat Provinsi dan Kabupaten;
  4. Merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan penyaluran dan penggunaan Dana Desa;
  5. Merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan program program Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi;

" Seluruh pihak-pihak terkait dalam pembangunan desa harus mengambil peran nyata sebak-baiknya. Bagaimanapun dana desa dan dana-dana lain yang dikelola oleh desa harus mampu memberikan manfaat nyata bagi perwu-judan kesejahteraan bagi masyarakat desa, " tambahnya.

Program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan dapat betul-betul diakselerasi. Kita harus dapat menekan angka kemiskinan di Jateng yang masih cukup tinggi. Data per 1 Maret 2017, angka kemiskinan Jateng masih 13,01%.

" Tren penurunan kemiskinan di Jateng semakin membaik. Namun sangat kecil yaitu rata-rata 0,6%. Bahkan penurunan kemiskinan periode tahun 2015-2016 hanya sebesar  0,13%. Bukan hal yang mudah, tetapi saya yakin ketika semua instansi bekerja secara sinergis, maka angka penurunan kemiskinan dapat kita tekan secara signifikan. Paling tidak kita bisa mendekati target RPJMD 2013-2018" imbuh Sudaryanto, Kadispermadesdukcapil Prov. Jateng.

Materi narasumber dapat diunduh di :

https://www.dropbox.com/sh/890og0tw8is78yy/AACn3I7mSo1a4M5BVAVQ9rhda?dl=0

(IT/pmd)